Insantama Leuwiliang

logo_ppdb2023SIT INSANTAMA
Daftar Sekarang
Angkatan Saintis SMPIT Insantama Leuwiliang
14
Oct
’23

Menempa Karakter Angkatan S4INTIS

Ditulis oleh itleuwiliang

Masa yang sulit –yakni Pandemi Covid-19 memang telah lewat, namun proses pembelajaran yang sulit   harus dihadapi oleh  Angkatan S4intis SMPIT Insantama Leuwiliang.

Angkatan 4 ini masuk pada TA 2020/2021 dan lulus pada TA 2022/2023. Pengumuman Pandemi Covid-19  dilakukan pemerintah pada   bulan April 2020 dan tidak lama kemudian pemerintah melarang Sekolah offline, lalu memperkenalkan Belajar di Rumah (BDR) atau belajar secara online. Baru sekitar bulan Maret 2022 pemerintah izinkan para siswa-siswi Belajar di Sekolah (BDS) seratus persen.

Program BDR dapat kami susun dengan baik, meski dengan pengorbanan yang lebih dari para Guru karena mereka harus melengkapinya dengan kunjungan ke rumah siswa. Namun harus jujur kami akui hasil BDR tidaklah maksimal dan sebagus bila dibandingkan BDS, dalam tiga  hal yang menjadi fokus SMPIT Insantama Leuwiliang, yakni: 1) karakter, 2) tsaqofah (ilmu-ilmu) Islamiyah, dan 3) sains atau ilmu kehidupan. Juga dalam melakukan pembinaan kesiswaan yang kita fokuskan pada leadership dan manajemen.

Baca Juga:

Namun demikian, dengan tekad bersama para civitas SIT Insantama Leuwiliang dan upaya perbaikan yang terus menerus, disertai tawakal dan doa kepada Allah, masa sulit untuk melecut Karakter Angkatan S4intis  dapat menjadi sebuah keyakinan untuk terus menuju lebih baik dan lebih baik lagi.

Tekad Bersama tersebut kita rajut dengan terus membangun dan mewujudkan sebuah Visi dan Misi SMPIT Insantama Leuwiliang yang mulia bagi anak anak seusia SMP, sebagai sekolah Islam Terpadu Full Day yang bermutu tinggi dan unggul. Visi dan Misi ini adalah juga Visi dan Misi Insantama Bogor yang menjadi Sekolah Induk  Insantama Leuwiliang dan cabang Insantama lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk membentuk siswa siswa SMPIT Insantama Leuwiliang berkarakter Islami yang bermutu tinggi disusun kurikulum yang mengacu pada Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan muatan lokal karakter Islami dan dasar dasar kepemimpinan dan manejemen. Keterpaduan Kurikulum SMPIT Insantama Leuwiliang adalah menyatukan: Penguasaan Sain dan Ilmu Kehidupan (life skill), Kepribadian Islam dan karakter, Ilmu Ilmu Islam (Tsaqofah Islam) dan Kepemimpinan.

Metode, bahan dan cara pembelajaran dipadukan antara teori,  teknologi, fakta di sekolah dan luar sekolah, dan contoh contoh sosok panutan dan berprestasi dari internal sekolah maupun luar sekolah. Melengkapi sarana dan prasarana sekolah tentu saja terus dilakukan, seperti mengadakan Laboratorium Komputer dan Laboratorium IPA, serta sarana dan prasarana Olah Raga.

Keterpaduan kurikulum dan pembelajaran ini dilengkapi juga dengan keterpaduan antara penyelenggara sekolah, keluarga peserta didik, dan masyarakat.  Orang tua siswa-siswi khususnya, juga keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan karakter anak didik. Oleh karena itu menjalin komunikasi sekolah dan Orang Tua kami lakukan.

Sosok peserta didik SMPIT Insantama Leuwiliang adalah Siswa Siswi yang dibina dengan kepribadian Islami, menguasai sain, menguasai tsaqofah Islam (Bacaan dan Hafalan Al Quran, Bahasa, Tauhid dan Fikih Islam), dan memahami dasar dasar kepemimpinan. Pendalaman tsaqofah Islam dan Kepribadian Islam dilakukan di Islamic Boarding School Insantama Leuwiliang.

Perbaikan yang terus menerus menjadi bagian manajemen pengelola sekolah. Perbaikan yang terus menerus dilakukan dengan mengevaluasi pelaksanaan semua lini keterpaduan sekolah ini secara rutin dan melakukan langkah-langkah perbaikannya secara terus menerus. Upaya itu kita barengi dengan berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT. Dengan semua inilah kami berharap SMPIT Insantama Leuwiliang akan menjadi salah satu sekolah yang bermutu tinggi dan unggul di Indonesia.

Kepada Angkatan S4intis, kami sampaikan selamat sudah tiga tahun belajar di SMPIT Insantama Leuwiliang dan berhasil lulus.  Semoga Antum semua selalu menjadi anak anak yang sholeh dan sholehah, cerdas dan bisa menjadi pemimpin perubahan menuju  kehidupan yang lebih baik.  (Ir. Ahmad Soim, Ketua Yayasan Amanah Insantama Leuwiliang)

Populer