Beragam olahan ubi rambat dipamerkan siswa siswi Kelas 4 SDIT Insantama Leuwiliang. Sebelumnya, mereka telah menanam ubi rambat di lingkungan sekolah.
Insantama Leuwiliang – Ada empat jenis olahan ubi rambat yang dipamerkan. Siswa siswi Kelas 4A memamerkan kreativitas olahan ubi rambat menjadi Kolak Candil Merdeka, Kelas 4B memamerkan BoBoBi atau Bola Bola Ubi, Kelas 4C memamerkan Bisuke atau Ubi Susu Keju, dan Kelas 4D memamerkan Kolak Nusantara.
Pameran Kelas 4 SDIT Insantama Leuwiliang ini semakin meriah karena para siswa mengenakan Topi Koki dan Celemek kreasi mereka yang terbuat dari Karton.
Muhammad Azhar Hadid Akaz dari kelas 4C selaku MC acara pemeran membuka acara dengan penuh semangat. Ananda Naira Asfa Kamila dari kelas 4A membaca tilawah Al Qur’an. Kepala Sekolah Ade Mahfudin, S.Pd.I membuka acara ini.
Kepsek Ade Mahfudin dalam sambutannya mengapresiasi siswa siswi Kelas 4 yang telah berupaya memaksimalkan acara ini dengan baik. Beliau berharap ananda semakin hebat dan semakin mandiri serta mampu menjadi siswa berkarakter.
Kegiatan ini yang merupakan tahapan akhir dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini kata Bu Rachmawati selalu PJ Kegiatan. Pameran ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa akan ragamnya hasil olahan dari ubi jalar yang bisa menjadi kesukaan anak anak dengan kemasan dan olahan yang lebih modern.
Pameran Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini lanjutnya bertemakan “Kearifan Lokal” , digelar Jum’at, 1 Desember 2023.
Selesai melaksanakan pameran, pangan hasil olahan ubi ini dibagikan kepada guru, staff serta kepada siswa siswi Kelas 4 SDIT Insantama Leuwiliang. (Awal/AS)