Insantama Leuwiliang

logo_ppdb2023SIT INSANTAMA
Daftar Sekarang
Manasik Haji di SDIT Insantama Leuwiliang
01
Nov
’23

Manasik Haji, Mengunjungi Baitullah bersama Keluarga

Ditulis oleh itleuwiliang

Keinginan dan semangat untuk bisa dan mampu melaksanakan ibadah haji perlu ditumbuhkan sejak kecil. Harapannya suatu saat mereka bisa berhaji atau umrah bersama Ayah dan Ibu serta keluarganya.   

Insantama Leuwiliang – Siswa siswi Kelas 4 SDIT Insantama Leuwiliang melakukan manasik haji di lapangan upacara sekolah mereka.

“Manasik haji ini dilakukan untuk mengenalkan para siswa tentang tata cara ibadah haji dan memotivasi siswa agar kedepan bisa memenuhi panggilan ke tanah suci,” kata Pak Awal Guru Kelas 4 SDIT Insantama Leuwiliang.

Dalam Al Qur’an  surat Ali Imron, Allah berfirman yang artinya: “Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu) mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam.”

Sejumlah 103 siswa Kelas 4 SDIT Insantama Leuwiliang mengikuti kegiatan manasik haji, Rabu, 1 November 2023.  Pak Abdul Rojak, S.Pd.I sebagai penanggung jawab kegiatan ini bertugas   mempersiapkan kegiatan manasik haji ini. Pak Anwarudin, S.Pd. I dan Suwarjon, S.Kom.I menyiapkan akomodasi untuk kegiatan ini. Sebagai pemandu kegiatan manasik haji ini Pak Awaliyandi, S.M., M.M. dibantu Bu Sri Mulyanah, S.Pd. dan Bu Siti Mudrika, SPd.

Kegiatan manasik ini diawali dengan ihram, dilanjutkan wukuf, mabit di Muzdalifah dan Mina untuk lempar jumrah.  Selesai lempar jumrah, dilanjutkan tawaf, sa’i dan terakhir melakukan tahallul (potong rambut).

Selesai melaksanakan ibadah haji, para tamu Allah ini berfoto  bersama, makan kurma, dan minum air zam zam yang telah disediakan Bu Rachmawati S.Ak di Aula lantai 2 sekolah.

Di Kelas 4D, jelas Pak Awal dari 26 siswa ada 5 siswa pernah pergi ke tanah suci bersama orang tuanya melaksanakan umroh. “Kami sebagai guru Kelas 4, berharap anak anak Kelas 4 ini kedepan bisa melaksanakan panggilan Allah beribadah haji bersama keluarganya. Aamiin. (Awaliyandi/AS)

Populer