Masih belia usianya. Sekitar 14 tahun. Namun mereka sudah belajar dan praktek mengetahui permasalahan desa dan mencoba untuk mencarikan solusinya.

Insantama Leuwiliang – Mereka adalah siswa siswi Kelas 8 SMPIT Insantama Leuwiliang. Mereka berada di Kampung Babakan, Desa Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Selama 3 hari, Senin – Rabu, 23-25 Oktober 2023, mereka tinggal bersama warga untuk melakukan aktivitas Leadership and Management Training 3 (LMT-3).
Kegiatan LMT-3 ini jelas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPIT Insantama Leuwiliang Kamaludin Mahfudz diberi nama Bedah Desa. “Kita melaksanakan kegiatan LMT-3 tahun ini di Desa Cigudeg, sekitar 15 KM dari lokasi sekolah kita. Dekat kebun sawit PT Perkebunan Nusantara 8,” jelasnya.
Kegiatan LMT-3 ini lanjut Kamal akan menjadi bekal mereka yang suatu saat akan berbaur di masyarakat. Juga membekali siswa memiliki kemampuan melakukan problem-solving dengan menggunakan analisa SWOT (Kekuatan, Kelemahan, Potensi, Ancaman).
Selain itu, anak anak juga melakukan bakti sosial dan kegiatan lainnya, seperti mengajar ngaji Al Qur’an. “Kegiatan LMT3 Bedah Desa ini kalau di perguruan tinggi hampir sama dengan KKN,” urainya.
Yang akan dianalisa siswa siswi di kampung ini di antaranya adalah kondisi bidang pertanian, perniagaan, dan pendidikan.
Bahrul Ulum Ketua RW 19 Kampung Babakan Desa Cigudeg mengatakan senang dengan adanya kunjungan siswa siswi dari SMPIT INSANTAMA Leuwiliang. “Kami dengan senang hati dan ikhlas bahkan kami telah menyampaikan kepada masyarakat kami tentang akan ada kedatangan dari SMPIT INSANTAMA Leuwiliang,” jelasnya. (AS)