Suhu lumayan dingin di SDIT Insantama Leuwiliang. Pagi itu, hujan turun. “Bu.. mau lagi dong minuman Bajigur dan Bandreknya..” ucap beberapa anak yang merasa badannya menjadi lebih hangat setelah meminum minuman tradisional itu.

Insanrama Leuwiliang – Tetap nyaman dan segar pada musim hujan. Bagaimana caranya? Bapak Ibu Guru Kelas 3 SDIT Insantama Leuwiliang memberikan tips kepada anak anak. Tips ini diberikan pada pembelajaran di kelas, Tema 5 tentang Cuaca.
Bapak/Ibu Guru memperkenalkan minuman khas tradisional yang bisa menghangatkan dan menyegarkan badan pada saat musim hujan, yakni membuat minuman Bajigur dan Bandrek. Minuman tersebut berasal dari daerah Sunda, Jawa Barat. Ternyata, tidak sedikit anak-anak yang tidak mengenal minuman tersebut. Anak anak lebih akrab dengan minuman kekinian, seperti Boba, milk shake, Thai tea, Cappuccino cincau, dan lain-lain.
Untuk camilan atau kue tradisional pada pembelajaran ini diperkenalkan “kue cucur” yang berasal dari daerah Betawi. “Ada yang suka dengan kue tersebut, ada juga yang tidak,” kata Bu Eka salah satu guru di Kelas 3. Mungkin, lanjutnya karena mereka belum terbiasa atau belum mengetahui rasanya.
“Kita perkenalkan minuman dan makanan tradisional ini, mudah mudahan mereka bisa mengenal dan merasakan. Bahkan mungkin suatu saat mereka bisa melakukan inovasi produk sehingga lebih modern dan bisa disukai oleh anak anak,” tambahnya. (Novia/AS)